Ria Oktarina Dukung Kerjasama Pemkab Kaur dengan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI)

Bengkulu, beritakita1.click – Sebagai langkah strategis dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian serta meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, Pemerintah Kabupaten Kaur melakukan kerjasama dengan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), sebuah perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian. Kerjasama ini memberikan kesempatan kepada anak petani, penyuluh pertanian, dan pelajar berprestasi lulusan SMA/MA/SMK di Kabupaten Kaur untuk mendapatkan kuliah gratis.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Bupati Kaur, H. Lismidianto, SH, MH, dengan Direktur Politeknik Engenering Pertanian Indonesia (PEPI), DR. Muharfizah, S.TP, M.Si,  di ruang kerja Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Kaur menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat membantu masyarakat meningkatkan SDM di bidang pertanian. “Semoga kerja sama ini dapat berkesinambungan dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan SDM di bidang pertanian, khususnya anak-anak petani yang berprestasi namun orang tua mereka tidak mampu,” ujar Bupati.

Direktur PEPI, DR. Muharfizah, S.TP, M.Si, menjelaskan bahwa PEPI menyelenggarakan tiga program studi pendidikan, yaitu Teknologi Mekanisasi Pertanian, Tata Air Pertanian, dan Teknologi Hasil Pertanian, semua dalam bentuk Diploma III. “Ketiga program studi tersebut keseluruhannya dibiayai oleh APBN dengan berbagai jalur pendaftaran, termasuk jalur kerjasama,” ungkap Muharfizah.

Muharfizah menambahkan bahwa PEPI, yang berdiri sejak tahun 2019 di bawah naungan BPPSDMP Kementerian Pertanian, bertujuan untuk memberikan kesempatan luas kepada generasi muda, terutama dari Kabupaten Kaur, untuk melanjutkan pendidikan di bidang pertanian. “PEPI hadir untuk mencerdaskan bangsa dan berkonsentrasi pada pengembangan SDM, terutama dalam bidang engineering,” tambahnya.

Dalam konteks Kabupaten Kaur, Muharfizah menekankan pentingnya optimalisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang ada. Namun, untuk mengoptimalkannya, diperlukan peningkatan SDM. “PEPI hadir di Kabupaten Kaur untuk menjawab tantangan tersebut dengan harapan lulusan PEPI dapat diberdayakan oleh Pemerintah Daerah dalam mendampingi dan memberdayakan masyarakat, serta menjadi entrepreneur di bidang pertanian,” jelas Muharfizah.

Dengan MoU ini, Muharfizah menyatakan bahwa Kabupaten Kaur akan memiliki kuota calon mahasiswa untuk melanjutkan kuliah di PEPI secara gratis. “Kita akan melakukan diskusi lebih lanjut, dan calon mahasiswa asal Kabupaten Kaur yang memenuhi persyaratan akan diterima,” pungkasnya. Dengan demikian, kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan SDM dan pertanian di Kabupaten Kaur.