Pemprov Bengkulu Lakukan Audiensi Bersama Team Monitoring Center For Prevention KPK RI 

Bengkulu, beritakita1.click – Tim Monitoring Center For Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) mengadakan audiensi bersama pemerintah Provinsi Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas penyelesaian permasalahan yang berkaitan dengan aset di provinsi tersebut.

Menurut pernyataan dari tim Monitoring Center, terdapat potensi masalah terkait aset Yayasan Semarak Bengkulu. Namun, dalam audiensi tersebut, mereka menegaskan bahwa aset secara umum di provinsi Bengkulu tidak bermasalah. Fokus utama saat ini adalah memahami lebih dalam terkait aset yang terkait dengan Yayasan Semarak Bengkulu.

“Sekarang ini kita tengah fokus penyelesaian aset bermasalah dan ini bukan sengketa, tapi ada potensi masalah terkait aset Yayasan Semarak Bengkulu. Maka saat kini kita berproses dalam dalami dulu terkait aset tersebut, jika ini memang milik pemprov maka kita selesaikan dan kalau bukan milik pemprov kita selesaikan juga dengan status kepemilikan Yayasan Semarak,” ujar Nandar Munadi, salah satu anggota tim Monitoring Center.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga turut angkat bicara terkait masalah ini. Mereka menyatakan tengah melakukan kajian mendalam terkait status aset yang dimaksud. Jika terbukti bahwa aset tersebut merupakan milik pemerintah provinsi, mereka bertekad untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, jika aset tersebut merupakan kepemilikan Yayasan Semarak Bengkulu, pemerintah provinsi akan tetap bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan dengan mempertimbangkan status kepemilikan yang sah.

Audiensi ini menunjukkan komitmen dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan terkait aset dengan transparansi dan keadilan. Tim Monitoring Center KPK RI akan terus mengawasi perkembangan penyelesaian masalah ini guna memastikan integritas dan keadilan dalam penyelesaian kasus yang terjadi di provinsi Bengkulu.