Meriah! Kepala OPD Disdikbud Provinsi Bengkulu Tampil Bawakan Lagu-lagu Islami dalam Semarak Ramadan

Bengkulu, beritakita1.click –  Lomba Rebana Qasidah antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sudah dimulai. Ada 37 tim OPD beradu suara dan kelihaian memainkan alat musik rebana. Kepala OPD ditetapkan sebagai vokalis pada lomba Rebana Qasidah yang dipusatkan di depan Masjid Alif Lam Mim Komplek Kantor Gubernur Bengkulu itu. Para ASN riuh mendukung OPD-nya bertanding.

foto bersama usai lomba qasidah OPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu,(28/3).(Rillis)

Dihari pertama 7 OPD bertanding diwarnai banyak tawa. Kepala OPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat diwajibkan sebagai vokalis, ada yang lancar dan ada yang tidak terlalu hafal lirik lagu qosidah yang dinyayikan. Namun tim Rebana Qasidah tetap semangat menghibur, ratusan ASN yang menyaksikan musik dan lagu Islam tersebut.

“Kalau selama ini tidak hafal, sekarang memang harus hafal. Ini untuk menghibur,dalam semarak Ramadan,” ujar Eri Yulian, Selasa (28/3).

Kadis mengatakan, untuk menghibur umat muslim dengan lagu qosidah itu, tidak harus menjadi artis gambus terlebih dahulu. Namun dengan keahlian yang dimiliki, lagu qosidah itu tetap indah didengarkan.

“Yang terpenting itu, bisa menghibur orang banyak,” ungkapnya.

Lomba Rebana Qasidah yang dilakukan pada saat Ramadan itu, memang cukup berat. Ditambah hari terik panas. Meski sedang puasa dan cuaca panas, namun tetap harus iklas untuk menjalani.

“Setelah ini nanti, yakinlah puasa akan diganti dengan dahaga yang segera. Panas diganti sejuk di surganya Allah SWT,” jelas Eri.

Alat musik rebana dan lagu qosidah itu, menurut Hamka, harus terus dilestarikan. Karena kondisi saat ini, musik islam itu sudah mulai tergerus dengan musik ala barat. Padahal lagu musik rabana dan lagu qosidah itu, selain menghibur juga ada ladang ibadah.

“Maka tahun ini, kita berdakwah lewat musik rebana dan lagu qosidah. Mensyiarkan agama islam dan menyemarakkan bulan ramadan,” tutupnya.

Penulis : Rillis

Editor : Melinda