Jaksa Telusuri Aliran Dana Korupsi Dewan Seluma,Tunggu Fakta Persidangan Lanjutan Tiga Terdakwa

Seluma, beritakita1.click– Tiga orang tersangka tindak pidana korupsi pengelolaan belanja operasional Sekretariat DPRD Seluma tengah menjalani sidang di PN Tipikor Bengkulu.sabtu 16/03/2024.

Adapun ketiga tersangka tersebut yakni mantan Plt sekwan M.Husni,mantan bendahara Rahmat Efendi,serta mantan PPTK, Salamun.

Dari hasil audit tim ahli ditemukan kerugian negara ( KN ) sebesar Rp.1,5 Milyar,dari pengelolaan anggaran belanja disekretariat DPRD seluma Tahun 2021.

Dari Kerugian yang ditemukan,didapati bahwa ke tiga terdakwa sudah mengembalikan kerugian negara tersebut sebesar Rp 173 juta.

Kejari Seluma wurihadi Paramitha dalam hal ini melalui kasi pidsus M.Gufron menjelaskan pihaknya masih terus menelusuri aliran dana pengelolaan belanja operasional Sekretariat DPRD Seluma Tahun 2021 ini.

“Kita masih terus menelusuri,dan untuk saat ini kita masih menunggu hasil fakta persidangan ke tiga terdakwa tersebut,ucap kasi pidsus.”

Masih menurut kasi pidsus,dari total Kerugian Negara sebesar  Rp.1.5 Milyar itu sebagian sudah dikembalikan,dengan adanya pengembalian Rp 173 juta,maka KN yang ada menyisahkan Rp.263 juta.

Adapun kerugian negara ini timbul dari 11 item kegiatan dalam pengelolaan anggaran belanja operasional rutin Tahun 2021.

Pengakuan dan keterangan dari ke tiga terdakwa sudah kita dapati.termasuk keterangan dari saksi-saksi terkait aliran dana tersebut ungkapnya.

Pihaknya sudah mengantongi daftar/ list aliran dana sesuai dengan total Kerugian Negara Rp.1.5 Milyar.

Ada 143 saksi total keseluruhan yang dimintai keterangan guna untuk mendalami kasus ini.ucap M Gufron.

“Dan tidak menutup kemungkinan akan adanya Tersangka Baru dalam pengembangan perkara ini.namun demikian kami masih akan melengkapi semua bukti,termasuk salah satunya fakta dari persidangan yang masih berjalan di PN.Tipikor Bengkulu.tutupnya.

Sumber : Rillis

Editor : Melinda