Ihsan Fajri Dukung Rakor TPID Bersama Kemendagri

Bengkulu, beritakita1.click – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, memberikan apresiasi kepada Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkulu Tengah, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd, beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Rakor tersebut dilaksanakan melalui platform zoom  di Ruang Rapat Bupati (RRB).

Rakor yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D., dihadiri oleh para Menteri/Kepala Negara Pemerintah non Kementerian, Gubernur, Bupati Walikota se-Indonesia, serta undangan lainnya. Dalam arahannya, Tito menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1445 Hijiriah, antara lain ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pokok, stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, sinergi antara Forkopimda dan pemantauan situasi lapangan, serta pertemuan dengan toko masyarakat dan toko agama.

Perwakilan Badan Pusat Statistik, Wini, memaparkan data terkait perkembangan inflasi di bulan Ramadhan dan Idul Fitri berdasarkan historis. Dia menekankan pentingnya waspada terhadap kenaikan harga beberapa komoditas yang mungkin terdampak akibat tingginya permintaan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, seperti tarif angkutan udara, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

Untuk mengendalikan harga pangan, ditekankan perlunya memastikan ketersediaan stok terutama komoditas pangan, kelancaran distribusi pasokan yang merata di seluruh wilayah, pelaksanaan kegiatan operasi pasar untuk memastikan keterjangkauan harga, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari panic buying selama periode Idul Fitri.

Apresiasi dari Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, kepada TPID Bengkulu Tengah dan Eka Nurmeini serta timnya, menandakan pengakuan atas peran penting mereka dalam memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan di wilayah tersebut. Langkah-langkah proaktif ini diyakini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kesejahteraan masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.