Ihsan Fajri Dukung Pemkab Bengkulu Tengah Tingkatkan Kesadaran Hukum di Masyarakat 

Bengkulu, beritakita1.click – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah yang diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat. Apresiasi ini disampaikan saat beliau menghadiri kegiatan Pengukuhan Desa Binaan Menuju Desa Sadar Hukum, yang berlangsung di Pendopo Bukit Kandis.

Kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan oleh Perwakilan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bengkulu yang diwakili oleh Kadiv Pelayanan Hukum dan Ham, Dr. Andrieansjah, S.T., S.H., M.M., dan turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk mewakili PJ Bupati Bengkulu Tengah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkulu Tengah, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd., Perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, Polres, PMD, serta unsur Camat dan Kades.

Dalam sambutannya, Andrieansjah menyampaikan bahwa kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu merupakan langkah yang sangat positif dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat. “Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Bengkulu Tengah karena sangat responsif dan antusias dalam mempersiapkan dan melaksanakan Pengukuhan Desa Binaan. Hal ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan desa sadar hukum dan membangun budaya hukum di masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah,” ujarnya.

Selanjutnya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eka Nurmeini, menjelaskan bahwa sebelumnya Kabupaten Bengkulu Tengah telah memiliki 8 Desa Binaan Sadar Hukum, dan pada hari ini dilakukan pengukuhan untuk 7 Desa baru. Ini merupakan salah satu upaya bersama antara Kemenkumham dan Pemerintah Daerah untuk menguatkan kesadaran hukum masyarakat, yang merupakan kunci bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, tertib, damai, dan sejahtera.

Adapun desa-desa yang dikukuhkan pada hari ini antara lain Desa Durian Demang, Desa Bukit, Desa Lubuk Langkap, Desa Arga Indah II, Desa Pematang Tiga Lama, Desa Jambu, dan Desa Kembang Seri. Dengan demikian, total desa sadar hukum yang sudah dikukuhkan di Kabupaten Bengkulu Tengah mencapai 15 desa.

Kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Kemenkumham juga melibatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), di mana sekitar 17 UMKM di Bengkulu Tengah sudah terdaftar HAKInya. Hal ini bertujuan agar produk-produk lokal tidak dapat diklaim oleh pihak lain, sehingga meningkatkan keberlanjutan usaha para pelaku UMKM di daerah tersebut.

Dengan terus adanya upaya-upaya seperti ini, diharapkan kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat, serta terciptanya lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh warga Kabupaten Bengkulu Tengah.

Penulis : Indra

Editor : Melinda